Kabarniaga.com – Di tengah gempuran makanan cepat saji dan tren kuliner kekinian, justru makanan tradisional kembali naik daun. Di kabupaten kecil bernama Sukoharjo, yang berjarak hanya 30 menit dari Solo, para pelancong kuliner kini memburu cita rasa otentik Jawa yang sudah ada sejak zaman leluhur.
Bukan hanya soal rasa, kuliner khas Sukoharjo menawarkan pengalaman yang penuh makna budaya, visual estetik, dan pastinya ramah di kantong. Dengan resep turun-temurun, banyak di antaranya bahkan masuk radar food blogger nasional hingga hidangan resmi forum G20.
Berikut daftar makanan tradisional Sukoharjo yang patut masuk daftar icip-icip kamu:
1.Tempe Alakathak
: Tempe Kuning Unik dari Weru
Bukan tempe biasa. Alakathak terbuat dari kacang benguk dan mie kanji, difermentasi lalu dimasak dengan rempah khas Jawa dan dibungkus daun jati. Rasanya gurih, legit, dan sedikit kenyal—unik dan sulit ditemukan di tempat lain.
- Bisa dibeli di Pasar Watu Kelir & Pasar Tawang
- Harga: Rp 1.000–2.000
- Tersedia sesuai hari pasaran (Kliwon, Pahing, Wage, Legi)
2.Jenang Krasikan
: Camilan Legit Warisan Leluhur

Mirip dodol, tapi dengan tekstur lebih kasar dan rasa manis gurih dari kelapa, gula merah, dan ketan. Butuh waktu berjam-jam untuk memasaknya—tapi hasilnya sepadan. Cocok sebagai oleh-oleh khas Sukoharjo.
- Harga: Rp 30.000–70.000 per bungkus
- Tahan hingga beberapa minggu
- Tersedia di pusat oleh-oleh dan pasar tradisional
3.Soto Carikan
: Soto Ayam dengan Topping Keripik Kentang

Soto legendaris di Jalan Gatot Subroto ini terkenal dengan kuah beningnya yang gurih, disajikan dengan ayam kampung dan keripik kentang garing di atasnya. Simpel tapi menggoda, cocok untuk sarapan atau makan siang cepat.
- Jl. Gatot Subroto No.14, Jetis
- Jam buka: 06.00–19.00
4.Es Gempol Pleret
: Minuman Tradisional yang Viral Lagi

Minuman khas dari Polokarto ini memadukan tepung beras, pleret dari gula aren, santan, dan es batu. Rasanya segar, gurih, dan manis dalam satu seruput. Warna pleret yang mencolok bikin tampilannya makin Instagrammable.
- Desa Karangwuni, Polokarto
- Harga: Rp 3.000
- Ideal dinikmati saat siang panas
5.Sega Guwakan
: Nasi Tradisi Panen yang Diakui Dunia
Dikenal sebagai makanan ritual petani Jawa,
sega guwakan
kini tampil sebagai menu istimewa untuk delegasi G20. Isinya nasi uduk, ayam suwir, sambal kelapa, gereh, telur, dan kedelai goreng—dibungkus daun pisang.
- Desa Ngrombo, Baki
- Biasanya disajikan sebelum panen (03.00–04.00 WIB)
- Sarat nilai spiritual dan rasa syukur petani
6.Ayam Kampung Goreng Mbah Karto
: Kuliner Favorit Presiden
Sudah berdiri sejak 1969, rumah makan ini legendaris berkat
ayam kampung empuk dengan sambal blondo
. Bahkan keluarga Presiden Jokowi langganan di sini.
- Jl. Jaksa Agung Suprapto No.8, Gabusan
- Harga: Mulai Rp 25.000
- Favorit: ayam goreng + sambal bawang
7.Sate Kambing Pak Momo
: Sate Juara Sejak 1987
Berbasis di Jetis, warung ini terkenal dengan
sate kambing muda
, tongseng, dan tengkleng yang empuk dan berbumbu. Dagingnya dipotong segar setiap pagi.
- Kampung Madyorejo, Jetis
- 07.00 – 14.00 (Minggu libur)
- Harga: Rp 35.000 per porsi
8.Gultik Sukoharjo
: Gulai Tikungan yang Kini Go Nasional
Olahan daging sapi berpadu kuah rempah khas—
Gultik (gulai tikungan)
kini bisa kamu temukan hingga Jakarta, namun versi originalnya tetap di Sukoharjo.
- Harga: Rp 10.000
- Buka sore sampai dini hari
- Menu legendaris sejak 1980
9.Botok Miri Kedunggudel
: Rasa Rumahan yang Sulit Ditiru
Botok ini dibuat dari campuran kacang tanah, telur, ikan lele, dan aneka rempah—dibungkus daun pisang lalu dikukus. Teksturnya lembut, rasanya khas, dan cocok sebagai lauk pendamping nasi hangat.
- Desa Kedunggudel, Kecamatan Sukoharjo
- Harga: Sekitar Rp 5.000–10.000 per bungkus
10.Roti Widoro & Kue Bangket
: Oleh-Oleh Manis Khas Sukoharjo
- Roti Widoro (sejak 1922): pakai telur bebek & kulit jeruk purut
- Kue Bangket: kue kering dari kelapa dan santan, bentuk bulan sabit
- Roti Widoro: Dusun Widoro, Desa Kepuh
- Kue Bangket: Kedunggudel, Kelurahan Kenep
- Harga: Roti (variatif), Kue bangket Rp 110.000/kg
Rekomendasi Itinerary Wisata Kuliner Sehari di Sukoharjo
Itinerary Kuliner 1 Hari:
07.00–09.00
: Sarapan di Soto Carikan
09.00–10.30
: Belanja Alakathak di Pasar Tawang
11.00–13.00
: Makan siang di Pak Momo atau Mbah Karto
15.00–17.00
: Es Gempol + oleh-oleh Jenang Krasikan & Roti Widoro
Estimasi Budget Sehari Kulineran di Sukoharjo
- Makanan utama: Rp 50.000–80.000
- Camilan & minuman: Rp 20.000–30.000
- Oleh-oleh: Rp 30.000–70.000
- Transport lokal: Rp 20.000–30.000
Total estimasi:
Mulai dari Rp 120.000/orang – murah meriah untuk pengalaman kaya rasa!
Sukoharjo, Surganya Rasa Otentik Jawa
Sukoharjo membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap punya tempat di hati masyarakat modern. Di tengah dunia digital, makanan seperti tempe benguk, jenang krasikan, hingga es pleret, justru jadi primadona baru.
Bagi kamu yang ingin wisata rasa, bukan sekadar makanan, Sukoharjo menawarkan perpaduan antara heritage, kelezatan, dan harga bersahabat. Tak heran jika food vlogger dan pencinta budaya mulai melirik kabupaten ini sebagai destinasi kuliner autentik di Jawa Tengah.***









