PEKALONGAN | Kabarniaga.com – Pekalongan dikenal sebagai kota batik, namun pesonanya tidak berhenti di situ. Kuliner pagi hari di Pekalongan adalah daya tarik lain yang sayang untuk dilewatkan. Sejak fajar menyingsing, aroma lezat dari berbagai sudut kota mulai mengundang selera, dari warung tradisional hingga kafe kekinian yang hits di kalangan anak muda.
Sarapan di Pekalongan bukan sekadar rutinitas, melainkan pengalaman budaya yang memadukan rasa lokal, keramahan khas pesisir, dan suasana yang hangat. Kalau kamu sedang merencanakan pagi yang istimewa di kota ini, berikut 5 rekomendasi tempat sarapan paling favorit di Pekalongan yang wajib masuk dalam daftar kunjunganmu.
1. Kopi Tepi Sawah – Ngopi Pagi Sambil Menyatu dengan Alam
Terletak di Kecamatan Bojong, sekitar 15 menit dari pusat kota, Kopi Tepi Sawah menawarkan suasana rustic dengan pemandangan sawah terbuka yang menyejukkan. Cocok untuk kamu yang ingin sarapan sambil healing atau kerja remote dengan suasana asri.
Menu andalan: Kopi tubruk, pisang goreng madu, nasi goreng kampung
Suasana: Tenang, Instagramable, cocok untuk konten pagi hari
2. Warung Nasi Megono Bu Sani – Cita Rasa Tradisi yang Tak Pernah Lekang
Tak lengkap rasanya mengunjungi Pekalongan tanpa mencoba nasi megono, hidangan khas yang jadi ikon kuliner kota ini. Di Warung Bu Sani, kamu akan menemukan nasi megono hangat lengkap dengan tempe gembus dan sambal terasi yang menggugah selera.
Lokasi: Dekat Alun-Alun Kota Pekalongan
Menu andalan: Nasi megono, sambal terasi, tempe goreng
Suasana: Tradisional, ramai sejak subuh, penuh nuansa lokal
3. Langit Kopi – Sarapan Kekinian di Ketinggian Kota
Ingin suasana sarapan yang modern dan fotogenik? Langit Kopi di rooftop gedung empat lantai menawarkan pemandangan kota dari atas yang tak biasa. Banyak anak muda menjadikannya spot favorit untuk brunch dan foto-foto.
Lokasi: Pusat Kota Pekalongan
Menu andalan: Croissant isi, kopi susu aren, sandwich telur
Suasana: Estetik, modern, cocok untuk brunch bareng teman
4. Pasar Sorogenen – Jajanan Pasar Tradisional Penuh Warna
Untuk pengalaman sarapan yang benar-benar otentik, datanglah ke Pasar Sorogenen. Di pagi hari, pasar ini dipenuhi jajanan tradisional seperti lupis, cenil, serabi, hingga ketan serundeng. Rasanya klasik, harganya ramah, dan suasananya meriah.
Lokasi: Jalan Merak, Pekalongan Selatan
Menu andalan: Kue lupis, getuk, klepon
Suasana: Tradisional, ramai pengunjung lokal, penuh interaksi sosial
5. Bubur Ayam Pak Yanto – Hangat dan Mengenyangkan di Pagi Hari
Untuk kamu yang suka sarapan hangat dan berkuah, Bubur Ayam Pak Yanto adalah pilihan legendaris. Buburnya lembut, dengan suwiran ayam, sate usus, dan telur pindang yang nikmat. Cocok untuk mengisi perut sebelum beraktivitas.
Lokasi: Jalan Sultan Agung
Menu andalan: Bubur ayam, sate usus, telur pindang
Suasana: Ramai tapi sederhana, cocok untuk yang butuh sarapan cepat
Sarapan Pagi di Pekalongan: Lezat, Kaya Cerita, dan Bernuansa Budaya
Sarapan di Pekalongan bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang cerita, tradisi, dan kebersamaan. Mulai dari resep warisan turun-temurun, bahan-bahan lokal yang khas, hingga penyajian modern yang tetap menjaga kearifan lokal. Dari warung ke kafe, dari bubur hingga megono, setiap sudut kuliner pagi di Pekalongan layak untuk dinikmati dan dibagikan ke dunia.
Jadi, kalau kamu sedang berada di Kota Batik ini, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi sarapan khas Pekalongan. Abadikan momenmu, dukung usaha lokal, dan rasakan sendiri kehangatan kuliner khas Jawa Tengah di setiap suapannya.











